Temukan apa yang mau sobat cari:

Memuat...

Minggu, 01 Agustus 2010

Gloomy Sunday, Lagu Pembawa Kematian








Gloomy Sunday terkenal sebagai lagu bunuh diri. Setelah mendengar lagu tersebut, siapapun yang mendengarnya akan merasa ingin mengakhiri hidupnya. Ada apa sebenarnya dibalik lagu ini...?

Lagu Gloomy Sunday yang judul aslinya Szomorú Vasárnap atau dalam bahasa Indonesianya Minggu Yang Kelam tercipta pada tahun 1933 dan merupakan karya dari seorang komposer dan pemain piano autodidak dari Budapest, Hungaria, bernama Rezső Seress. Lagu ini terkenal sebagai lagu pengiring kematian pada era itu, karena banyak yang telah menjadi korban bunuh diri karena seolah-olah terhipnotis setelah mendengar lagu tersebut. Rezső Seress sang penciptanya juga meninggal akibat bunuh diri pada tahun 1968.

Rezső Seress

Rezső Seress diberitakan bunuh diri pada tahun 1968 di hari Minggu dengan meloncati jendela apartemen dari tempat tinggalnya. Dikatakan, Rezső Seress bunuh diri karena menyadari bahwa setelah Gloomy Sunday meledak jadi hit pertamanya di berbagai negara, dia berpikir bahwa dia tidak akan pernah lagi bisa menciptakan hit seperti itu untuk yang kedua kalinya. Makanya dia berniat untuk mengakhiri hidupnya. Apakah ada alasan lain dibalik kematiannya...? Who knows....?

Lagu ini telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa seperti Bahasa Inggris, Perancis, Finlandia, dan Spanyol, dan telah dirilis dalam 7 versi oleh 56 penyanyi yang berbeda termasuk diantaranya versi Heather Nova, Bjork, Ray Charles, Sarah Brightman dan Sinead O’Connor. Versi Billie Holliday-lah yang membuat lagu ini sangat terkenal dan pada akhirnya menjadi versi standard interpretasi Gloomy Sunday, yang liriknya di bawah ini.

Sunday is gloomy,

My hours are slumberless

Dearest the shadows

I live with are numberless

Little white flowers

Will never awaken you

Not where the black coaches

Sorrow has taken you

Angels have no thoughts

Of ever returning you

Wouldn’t they be angry

If I thought of joining you?


Gloomy sunday

Gloomy is sunday

With shadows I spend it all

My heart and I have decided

To end it all

Soon there’ll be candles and prayers

That are said I know

But let them not weep

Let them know

That I’m glad to go

Death is no dream

For in death I’m caressi’n you

With the last breath of my soul

I’ll be blessin’ you


Gloomy sunday

Dreaming

I was only dreaming

I wake and I find you asleep

In the deep of my heart here

Darling I hope

That my dream never haunted you

My heart is tellin’ you

How much I wanted you

Gloomy sunday

(“Gloomy Sunday” dipopulerkan oleh Billie Holliday)

Lagu Gloomy Sunday ini sebenarnya merupakan soundtrack dari sebuah film yang cukup populer. Filmnya berjudul sama dengan judul lagu soundtracknya, yaitu film yang menceritakan tentang sebuah hubungan segitiga seorang wanita pemilik restaurant di Hungaria. Dalam film Gloomy Sunday tersebut juga diceritakan tentang beberapa kasus bunuh diri yang diakibatkan oleh lagu ini.

Di tahun 1997, Billy Mackenzie penyanyi yang merekam lagu Gloomy Sunday di tahun 1982 juga mati bunuh diri di dekat rumah ayahnya.

Bahkan katanya, apabila lagu Gloomy Sunday ini dimainkan tanpa lirik (suara penyanyi) atau hanya berupa instrumental saja maka pendengarnya akan tertidur berat dan mengalami mimpi buruk yang kelihatan nyata sekali.

Di negeri asalnya sendiri, Hungaria, lagu ini dilarang keras untuk beredar karena telah meyebabkan meningkatnya gelombang bunuh diri di Negara tersebut. Lagu Gloomy Sunday sendiri hilang dari peredaran dan menjadi terlupakan, semenjak adanya perang adolf hitler di tahun 1930-an, lagu ini dimusnahkan, dan versi aslinya sudah tidak ada lagi, mengingat banyak yang telah menjadi korban dari lagu ini. Dalam siaran Radio BBC lagu tersebut dilarang keras untuk diudarakan.

Apakah ada hubungan antara  lagu / musik sehingga dapat mempengaruhi otak manusia?

HUBUNGAN MUSIK DENGAN FUNGSI OTAK

Semua jenis bunyi atau bila bunyi tersebut dalam suatu rangkaian teratur yang kita kenal dengan musik, akan masuk melalui telinga, kemudian menggetarkan gendang telinga, mengguncang cairan di telinga dalam serta menggetarkan sel-sel berambut di dalam Koklea untuk selanjutnya melalui saraf Koklearis menuju ke otak.

Pertama, musik akan diterima langsung oleh Talamus, yaitu suatu bagian otak yang mengatur emosi, sensasi, dan perasaan, tanpa terlebih dahulu dicerna oleh bagian otak yang berpikir mengenai baik-buruk maupun intelegensia. 

Kedua, Hipotalamus mempengaruhi struktur basal "forebrain" termasuk sistem limbik, dan ketiga: melalui axon neuron secara difus mempersarafi neokorteks. Hipotalamus merupakan pusat saraf otonom yang mengatur fungsi pernapasan, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan otot usus, fungsi endokrin, memori, dan lain-lain. Seorang peneliti Ira Altschuler mengatakan "Sekali suatu stimulus mencapai Talamus, maka secara otomatis pusat otak telah diinvasi."

MUSIK DAN PRODUKSI HORMON
Pada kondisi stres, adrenalin banyak dikeluarkan dan pembuluh darah kulit menyempit, sehingga suhu kulit menurun.

Energi yang berlebihan dari musik rock akan mempengaruhi jantung untuk berdetak lebih cepat. Itu sebabnya pendengar musik rock sangat sulit untuk duduk diam bila mendengar musik yang mempercepat denyut jantung. Energi yang terakumulasi akan mencari jalan untuk dilepaskan.

Selain meningkatkan denyut jantung, tekanan darahpun dapat meningkat oleh adanya adrenalin. Hal ini juga akan kembali meningkatkan produksi adrenalin, karena tubuh yang berada dalam keadaan stres, berusaha untuk mengatasinya dengan memproduksi lebih banyak adrenalin agar alert/waspada. Jika denyut stres ini berlangsung terus menerus, misalnya pada sebuah konser rock yang panjang, maka jumlah adrenalin yang diproduksi menjadi berlebihan, dan tubuh tidak mampu lagi untuk membuang kelebihan ini.

-----------------------------------------------------------------

Kalau musik mempunyai pengaruh yang sangat dalam terhadap organisme sederhana seperti itu, apa pengaruhnya terhadap sistem yang lebih kompleks?

Musik juga dikenal sebagai wahana terapi. Sejak zaman dahulu dikenal penyembuhan fisik dan mental melalui musik. Nabi Daud memainkan kecapi sambil menyanyi untuk menyembuhkan Raja Saul yang sedang gundah. Musik juga dipakai oleh Raja Philip V dari Spanyol, Raja George II dari Inggris, dan Raja Ludwig II dari Bavaria untuk penyembuhan. O'Sullivan (1991) mengemukakan bahwa musik mempengaruhi imaginasi, intelegensi dan memori, di samping juga mempengaruhi hipofisis di otak untuk melepaskan endorfin. Endorfin kita ketahui dapat mengurangi rasa nyeri, sehingga dapat mengurangi penggunaan obat analgetik, juga menurunkan kadar katekolamin dalam darah, sehingga denyut jantung menurun. Mornhinweg (1992) meneliti 58 subyek sehat untuk menilai jenis musik mana yang menurunkan stress. Musik klasik ternyata memberikan efek relaksasi yang dapat dibuktikan secara statistik dibandingkan dengan musik "new age". Musik yang menenangkan ini juga dipakai dalam pengobatan penderita serangan jantung, pasien sebelum operasi, bahkan untuk menurunkan stress pasien yang menunggu di ruang tunggu praktek.

Pengaruh Musik dan Penetrasinya
1. Mempengaruhi denyut jantung
a. Tegang. Jantung kita mengikuti detaknya. Contoh: ilustrasi musik pacuan kuda, musik rock, jaws.
b. Rileks, santai. Contoh: musik tenang. Mendengar melodinya saja, kita dapat dipengaruhi.

2. Mempengaruhi tekanan darah
Contoh: Opera, ilustrasi musik hukuman mati. Tekanan darah naik.

3. Mempengaruhi pencernaan
Contoh: beberapa musik dengan melodi yang sangat fluktuatif

4. Mempengaruhi pernapasan
Contoh: illustrasi musik pacuan kuda, film aksi.

5. Mempengaruhi emosi
Lirik lagu sangat mempengaruhi emosi. Baik negatif maupun positif. Lagu-lagu putus asa, kata-katanya membuat kita lemah, ada yang membuat kita bersemangat. Dapat membangkitkan emosi, keinginan memberontak dan sebagainya.

6. Mempengaruhi intelegensi/kecerdasan.

Unsur dalam sebuah lagu atau musik yang diperdengarkan:
  • Melodi,
  • Ketukan,
  • Ritme,
  • Dinamis,
  • Lirik,
dan pada akhirnya mempengaruhi  IQ, EQ dan AQ.

Kesimpulan 
Gloomy Sunday sendiri menurut saya bukanlah satu-satunya lagu yang memiliki lirik sendu serta melodi indah dan mendayu-dayu yang dapat mempengaruhi pikiran kita. Jika dilihat dari latar belakang lagu ini, kematian yang menimpa pencipta serta beberapa orang yang kemudian diberitakan meninggal setelah mendengar lagu ini, tidaklah masuk akal. Seolah-olah yang mendengar lagu ini akan dikutuk sehingga melakukan aksi bunuh diri. Itu hanya mitos yang diciptakan untuk membuat lagu ini menjadi semakin ditakuti.

Lagu yang kita dengar dapat menjadi sugesti kepada kita sesuai dengan keadaan kita pada saat mendengarkan lagu tersebut. Kadang-kadang kita merasa tenang dan bahkan semakin bergejolak jika mendengar lagu tertentu. Sobat pembaca pasti pernah merasakan hal itu bukan...?

Sumber: Blog Misteri Hawkson: Gloomy Sunday, Lagu Pembawa Kematian

1 komentar:

  1. kok bisa ya... dengerin lagu itu bisa ada niat bunuh diri...

    BalasHapus

SOBAT PEMBACA, apa yang sobat pikirkan setelah membaca artikel tadi? Tuliskan di bawah ini, asalkan tidak mengandung unsur SARA, misuh/mengeluarkan kata-kata kotor, dan juga pornografi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Daftar Artikel