Heboh Klaim Tari Tor-Tor Oleh Malaysia, Masyarakat Berang


Kehebohan atas niat Malaysia untuk mengklaim tari Tor-tor dari Batak, masih berlanjut. Komunitas daring/online Tanah Air berang dengan rencana ini.

Kehebohan dimulai pada Jumat (15/6/2012) lalu, saat kantor berita Malaysia, Bernama, memberitakan niatan pemerintahnya untuk mengklaim tari Tor-tor dan alat musik Gordang Sambilan (Gendang Sembilan) dari Mandailing sebagai warisan budaya nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Informasi, Komunikasi dan Budaya Malaysia, Datuk Seri Dr. Rais Yatim, berdasarkan UU Warisan Budaya Nasional 2005 Malaysia, pasal 67. Syaratnya, tari tersebut harus dibawakan secara berkala di depan masyarakat.

Masyarakat Indonesia, terutama pengguna jejaring sosial seperti Facebook dan situs mikroblog Twitter, sontak heboh dengan klaim tersebut. Pasalnya, sebagaimana diketahui selama ini, keduanya merupakan budaya yang sejak lama ada di suku Batak dan Mandailing.

Berbagai pengguna Twitter Indonesia, tak menyukai niat Negeri Jiran itu. Salah satunya terlihat dari pesan yang berputar-putar diantara pengguna.
Dear Malaysia please be creative! Tortor is our dance. Don’t recognize Indonesia’s culture #TorTorPunyaIndonesia.”
Ada pula pengguna atas nama Esterina Panggabean di akun @eteygabe, yang berkata:
Dear Malaysia, as batakness i get mad when i heard you claim TorTor's dance as yours #TorTorPunyaIndonesia
Menurut data Humas Gerakan Sejuta Data Budaya, daftar budaya Indonesia yang diklaim Malaysia sudah panjang, yakni 23 kali terulang. Diantaranya kain Ulos, alat musik Angklung, lagu Jali-Jali, Tari Pendet, motif Batik Parang dan banyak lagi.



Sumber : www.klikunic.com: MALAYSIA berulah !! Heboh Klaim Tari Tor-Tor oleh Malaysia
Heboh Klaim Tari Tor-Tor Oleh Malaysia, Masyarakat Berang Heboh Klaim Tari Tor-Tor Oleh Malaysia, Masyarakat Berang Reviewed by RAMASHIDQI on 8:38 AM Rating: 5

No comments:

SOBAT PEMBACA, apa yang sobat pikirkan setelah membaca artikel di atas?
Tuliskan di bawah ini, asalkan tidak mengandung unsur SARA, kata-kata yang tidak pantas, dan/atau unsur promosi. Komentar dapat dihapus sewaktu-waktu bila dilihat melanggar. Terima kasih :)