Aku Ayahmu, Anakku

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2008/07/25/051945p.jpg

Aku adalah ayahmu, anakku. Aku tak tahu bagaimana atau dengan bahasa seperti apa engkau dan kawan-kawan sepermainanmu di sana menyebutnya. Ayahmu inilah seorang lelaki yang akan menjadi lantaran bagi kelahiranmu ke dunia. Seorang lelaki yang diberi kepercayaan Tuhan untuk menaburkan benih-benih cinta dalam rahim ibumu yang gembur dan subur.

Ah, aku pun tak tahu bagaimana caramu dan kawan-kawan sepermainanmu menyebut seorang ibu di sana, tetapi dia adalah perempuan yang akan memberi perlindungan bagi benih yang bertumbuh di rahimnya dari ruhmu kemudian merawat dan menyianginya dengan penuh kasih sayang setulus kemampuan dan hidupnya hingga sempurnalah engkau.

Dengarkanlah ceritaku karena suatu ketika ibumu itu telah berkata kepada ayah: “Aku telah hampir menjadi demikian lelah sehingga bermacam pikiran masuk ke dalam otakku. Yang paling buruk dari itu semua adalah: apakah aku harus memancangkan tinggi-tinggi selebar panji bertuliskan Aku Bukanlah Perempuan Seutuhnya?”

Aku tentu tidak akan bertindak bodoh dengan menanggapi kata-kata yang hanya berupa pelampiasan dari rasa putus asanya itu. Kau tahu apa yang aku lakukan saat itu? Ayahmu ini hanya tertawa dan mengatakan padanya: “Jangan bodoh! Mana ada bukan perempuan seutuhnya yang secantik engkau?” Lalu ibumu itu mengembang tangis. “Jangan mengigau, hanya membuatku bertambah parah!” katanya memelas, air matanya telah berlinangan. “ Lalu kenapa bukan perempuan seutuhnya seperti engkau bisa menangis dan berkeluh kesah justru selayaknya perempuan seutuhnya?”

Ibumu terdiam, Anakku. Mungkin dipikirnya kata-kata ayah ada benarnya. Justru sepertinya kini dia merasa menjadi perempuan seutuhnya karena telah menunjukkan perasaan sedih dan melankolis yang sejatinya lebih banyak dimiliki perempuan. Seorang lelaki seperti ayah mungkin pula dapat menjadi melankolis dan tidak mampu menyimpan terlalu rapat kesedihannya, tetapi seorang lelaki adalah tetap seorang lelaki dengan pedang dan bara api sebagai perlambang, selemah apapun dia.

“Kau hanya melihat dirimu dari sudut pandang yang kau ingini saja. Jika kau berdiri di alasku, sebagai aku, kau akan mengatakan bahwa perempuan seutuhnya bukanlah perempuan yang tidak mampu beranak. Kau pikir perempuan hanya seekor Ratu Rayap yang lahir, beranak dan kemudian mati? Tentu saja bukan, karena engkau lahir, bertumbuh melalui proses sedemikian lama, bersekolah di sekolah manusia, menemukan pasangan dan lalu menikah. Kau tahu Ratu Rayap, bukan? Dia hanya mampu berbaring sepanjang hari dengan perut yang besar dan berisi telur-telur bakal anaknya. Dan kau tahu siapa yang membuahinya? Ah, aku tak mau membuatmu ngeri. ”

Ibumu lalu tertawa dan justru air matanya itu menjadi tumpah sama sekali mengaliri kedua pipinya yang permai. Ah, Anakku, kau harus melihat jika dia tertawa. Sungguh tak ada bedanya dengan seorang bidadari pengasuhmu yang tercantik dan mungkin menjadi favoritmu dan sering kau godai dengan menarik-narik anak rambut dekat telinganya atau kau gigit ibu jarinya. Kemudian jika dia berpura-pura marah dan lari mengejarmu kau dengan senang hati membuatnya lelah dengan berputar-putar di bawah sebatang pohon surga sambil berteriak-teriak: Tangkap aku! Tangkap aku!

Anakku, kukatakan kepadamu, ibumu akan dengan senang hati pula mengejarmu jika kelak engkau mencoba lari dari pondongannya setelah kau ganggui pula. Aku jamin yang demikian itu. Lalu yang terjadi kemudian kau pasti akan bersembunyi di belakang tubuhku, tapi aku berpura-pura tidak melihatmu dan ibumu hanya mendapatkan bagian depan tubuhku, tapi dia akan menyembunyikan tawanya dan tetap berpura-pura kehilanganmu untuk menyenangkan hatimu. Itu salah satu bayangan tentang kebersamaan kita kelak. Indah, bukan? Semoga waktu itu akan cepat datang karena akupun telah tak sanggup bersabar lagi kecuali jika memang aku harus tetap bersabar. Musim demi musim yang bahagia ataupun putaran bumi yang membosankan telah aku lalui bersama hanya dengan ibumu. Tidakkah kau melihatnya dari ketinggian dan berkehendak untuk mempercepat waktu yang akan datang kelak dan berada di tengah-tengah kami?

Anakku, aku adalah ayahmu. Kau boleh coba membuktikannya dengan mengumpulkan semua kawan sebayamu yang senantiasa bermain-main denganmu di sana, di antara rasa segan dan jenuh menunggu titah Tuhan untuk turun ke dunia dan berdiri berjajar di hadapanku. Kalian pun boleh memasang banyak ekspresi yang kalian mampu untuk mengelabuiku dan aku akan tetap dapat menunjukmu dengan jitu. Kalian, kau pun anakku, boleh menyangkalnya untuk memberikan ujian yang lebih sulit kepadaku walaupun aku telah memilihmu, tapi aku tidak akan sedikitpun menjadi ragu karena aku tahu dan yakin akan hatiku yang telah benar-benar terikat takdir Tuhan padamu. Aku akan mengenali raut wajahmu, hapal aroma tubuhmu, menemukan pahatan-pahatan kalam Tuhan yang menunjukkanmu padaku dari tiap serat rambutmu. Atau perlu kubawa ibumu serta? Karena seorang ibu akan dapat mengenali buah hatinya dengan mata tertutup saja. Dia jelas akan lebih lihai daripada ayah, seperti seorang petani mengenali angin musim dan perubahan cuaca. Dengan doa pun dia terasa lebih akrab dari siapapun yang pernah berdoa hingga aku pernah berkata kepada ibumu:
“Jauhkanlah prasangka burukmu kepada Tuhan.” Ibumu hanya memandangku tidak mengerti. “Apa maksudmu?” “Jauhkan prasangka burukmu kepada Tuhan.” “Aku tidak berprasangka buruk kepada Tuhan. Kenapa kau mendugaku seperti itu?” “Bukankah di setiap lima waktumu dalam satu harinya kau sibukkan untuk berbicara kepada Tuhan? Meminta dan meminta agar anak yang masih di dalam surga itu Dia tiupkan ruh-nya segera ke dalam rahimmu?” “Apakah dengan begitu aku berprasangka buruk kepada Tuhan?” “Ya, kau pikir Dia tidak mendengarmu karena itu kau selalu mengulang-ngulang doa yang sama. Dan bukan hanya itu, jika kau kelak akan bosan, bukankah akhirnya kau pun akan berlari menjauhi-Nya? Lagipula, berapa banyak yang kau lalaikan hanya untuk meminta yang satu itu?” “Aku tak akan pernah bosan.” “Tetapi kau sering menangis di hadapanku dan berkeluh kesah. Bukankah itu merupakan pertanda bahwa kau telah bosan?” Ibumu hanya diam, Anakku. Seperti biasanya. “Panggillah dia lewat hatimu, buah hati yang kau dambakan itu. Mungkin saja Ruh bakal anakmu itu terlalu nakal dan selalu bersembunyi ketika giliran waktunya telah tiba untuk menjadi mahluk malang yang bernama manusia. Mungkin dunia ini terlalu menakutkan baginya dan dia lebih memilih berlama-lama di ribaan Tuhan.”

Apakah demikian, Anakku? Karena ayah pun tak pasti dan hanya membual di hadapan ibumu. Menurutku itu lucu, tapi memang bisa jadi benar. Kau terlalu nakal dan bidadari pengasuhmu itu terlalu sayang padamu hingga untuk memukul pantat permaimu atas kenakalanmu itu saja dia tidak akan tega.
Jika memang benar demikian, Anakku, akupun harus memukul kedua pantat permaimu itu karena kau tidak memiliki kepercayaan kepada kami: aku dan ibumu. Kau pikir ayahmu ini tidak akan sanggup membimbing sekaligus menjagamu? Merawatmu sejak kau keluar dari perut ibumu, memberikan segala yang kau butuhkan hingga engkau dapat mengginginkannya sendiri walaupun dengan menangis, menjauhkanmu dari hal-hal buruk dunia dan menyiapkanmu sebagai manusia yang baik kelak?

Memang, Anakku, dunia yang kini aku dan ibumu tinggali adalah dunia yang tidak akan bisa dibandingkan dengan tempat yang kau diami sekarang. Dunia yang kami tempati sekarang adalah dunia yang berbahaya dan menakutkan di mana kebaikan menjadi satu keping terkecil dari sebuah bulatan bernama keburukan. Tetapi yang sekeping kecil itu sebenarnyalah lebih berat timbangan nilainya dari seseluruhan keping yang besar. Sungguh, ayah akan menjadikanmu bagian dari kepingan yang kecil itu. Aku bersumpah dengan segala kemampuan dan kekuatanku. Apa lagi yang kau tunggu? Bukankah ayah telah bersumpah?
Aku adalah ayahmu, Anakku, maka dengarkanlah. Tidakkah kaupun selalu dapat mendengarkan ataupun mencuri dengar doa-doa ibumua yang di bawa malaikat menuju Sidratul Muntaha di waktu-waktunya? Pun harapan-harapan yang sebenarnya tidaklah terlalu berlebihan dari seorang perindu seperti aku, ayahmu?
Sebenarnyalah telah basah sajadahku, kuyup alas tidurku karena air mataku. Air mata yang kusembunyikan dari ibumu agar dia tak menganggapku seperti lelaki yang bukan lelaki seutuhnya. Karena sungguh, aku tak mampu melihatnya mengulum kesedihannya di mana sebenarnya aku dapat memberikan satu ketenangan padanya, cukuplah aku dengan tangisanku sendiri. Aku telah merasa cukup banyak berdoa pada Tuhan dan aku yakin sebenarnya semua itu telah di dengar-Nya dan aku malu untuk meminta lebih banyak lagi.
Aku memohon kepadamu, hadirlah. Beri kebahagiaan bagi ayah dan ibumu. Atau jika semua itu belumlah cukup, beri kami kepastian atau suatu pertanda agar lebih besar lagi harapan kami akan kepastian yang kelak akan datang itu. Aku adalah ayahmu, Anakku, maka sangat wajar jika aku sering memimpikanmu bahkan bukan hanya di salah satu dari waktu tidurku. Ayah pikir, itu adalah salah satu pertanda bagi kehadiranmu kelak, entah kapan. Seperti engkau berkata: “Ayah, bersabarlah.”

Ayah telah sangat bersabar, Anakku, pun ibumu. Dan ayah akan tetap mencoba bersabar jika memang kepastian itu benar-benar akan datang. Beberapa putaran waktu lagi atau sampai memutih rambut dan renta tubuhku pula ibumu, kami akan bersabar. Tetapi sungguh, batas antara sabar dan tidak itu tidaklah begitu tebal sehingga tidak sukar bagi kami untuk meretasnya. Mungkin kau belum tahu jiwa manusia yang rapuh seperti daun-daun kering, begitulah mungkin jika nanti kaupun mewujud kamanungsan. Ibumu pun tanpa pernah disangka-sangka berkata suatu waktu: “Aku sering memimpikannya bahkan di saat bukan salah satu dari waktu tidurku.” Ayah terkejut karena ibumu pun memimpikan hal yang sama. “Ah, bukankah dia hanya menyuruhmu untuk bersabar?” “Tidak.” “Lalu?” Ibumu memeluk ayah dan berbisik di kuping dengan lembut:
“Kebahagiaan akan datang. Entah itu segera, entah itu di waktu yang tidak pernah kita bayangkan, atau jika kita telah tidak berada lagi di dunia….entah, entah dan berapa entah lagi. Tapi akan datang. Sungguh akan datang.” Kali itu ayahlah yang terdiam, Anakku. Entah itu adalah pertanda darimu, apa atau bagaimana, aku yakin kau telah memberinya keyakinan dengan caramu, dengan persetujuan Tuhan tentunya. Ayahpun tidak akan khianat dengan hati ayah bahwa ayah benar-benar percaya akan pertanda itu, tapi tanpa pernah pula menafikan rasa tidak sabar yang sering muncul menggebu-gebu. Ayah toh hanya manusia biasa.

Anakku, aku adalah ayahmu. Aku tak tahu bagaimana dan dengan bahasa seperti apa engkau dan kawan-kawan sepermainanmu di sana menyebutnya, tetapi aku adalah seorang lelaki yang menjadi lantaran bagi kelahiranmu ke dunia. Seorang lelaki yang tidak mampu menahan rindu seperti dia menahan sebuah beban yang paling beratpun di pundaknya. Seorang lelaki yang sangat sangat sangat mencintai perempuan itu, ibumu, perempuan yang aku tak tahu pula bagaimana dan dengan bahasa seperti apa engkau dan kawan-kawan sepermainanmu di sana menyebutnya, perempuan yang akan memberi perlindungan bagi benih yang bertumbuh dari ruhmu di rahimnya dan kemudian menyianginya dengan penuh kasih sayang. Kami berdua mengidap satu perasaan yang sama: hanya merindumu, tapi kuasa Tuhan pulalah yang mampu memberikan kami kekuatan untuk sekedar meredam kerinduan itu.

Sepanjang waktu dan musim yang berlalu, harapan dan kerinduan akan selalu mengemuka, tetapi kau anakku, adalah penawar bagi segala jenuh dan kesedihan yang mengiringinya jika kelak engkau benar-benar mewujud. Dengan ketiadaanmu kini aku justru teramat sangat yakin bahwa engkau sebenarnya ada.
Kini hanya cukup dengan bayang dan mimpi kita bercakap, cukup dengan kerinduan dan air mata kita bertemu karena akan datang kebahagiaan itu, saat di mana darah ibumu akan memancar dengan pertaruhan akan hidup dan matinya untuk mewujudkan hadirmu. Melahirkanmu.

Aku adalah ayahmu, Anakku. Seorang perindu yang selalu akan menantimu tidak dengan asa yang terbatas. Semoga, Nak. Semoga.

Cigugur, 14 Juni 2011
Aris Kurniawan Basuki




Aku Ayahmu, Anakku Aku Ayahmu, Anakku Reviewed by RAMASHIDQI on 12:26 PM Rating: 5

15 comments:

  1. 7 GAMES KARTU DALAM 1 AKUN
    HANYA ADA DI ARENA > DOMINO

    ReplyDelete

  2. numpang promo ya gan
    kami dari agen judi terpercaya, 100% tanpa robot, dengan bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% segera di coba keberuntungan agan bersama dengan kami
    ditunggu ya di dewapk^^^ ;) ;) :*

    ReplyDelete
  3. Hanya disini semua permainan online bisa di mainkan dengan 1 userid saja loh ad Togel Poker idn play Sbobet Sabung Ayam dan masih banyak games online betting lain nya yang bisa anda mainkan disini dengan modal 20rb sj yukk segera daftar kan diri anda dan bergabung bersama kami hanya di DEWALOTTO*com dengan pelayanan Terbaik dan Terbonafit serta BO yang berpengalaman yuk segera bergabung.. bb 7BF59345

    ReplyDelete
  4. Hallo yang hobi main TOGEL POKER SBOBET dan GAMES CASINO lain nya yuk langsung bermain bersama kami disini di dewalotto dengan 1 userid saja sudah bisa main semua games yg ad di sini loh dan modal hanya 20rb saja yuk langsung di coba keberuntungan dengan bermain bersama kami dan pasti nya proses cepat dan ramah yang akan kami berikan untuk anda semua member setia kami yuk langsung saja di add pin bb 7BF59345 dan jika kesulitan dalam pendaftaran bisa di bantu langsung yach..www.dewalotto(dot)com

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum Salam sejahtera untuk kita semua, Sengaja ingin menulis sedikit kesaksian untuk berbagi, barangkali ada teman-teman yang sedang kesulitan masalah keuangan ingin seperti saya.. Perkenalkan nama saya abdul rochman junaidy umur 38 tahun Awal mula saya mengamalkan Pesugihan Tanpa Tumbal yaitu uang gaib karena usaha saya bangkrut dan saya menanggung hutang sebesar 785 juta saya sters hampir bunuh diri tidak tau harus bagaimana agar bisa melunasi hutang saya. Secara tidak sengajah sewaktu saya buka-buka internet saya menemukan salah satu situs abah duihantoro saya baca semua isi situs beliau akhirnya saya tertarik untuk meminta bantuan kepada abah duihantoro. Awalnya sih memang saya ragu dan tidak percaya tapi selama beberapa hari saya berpikir, akhirnya saya memberanikan diri menghubungi abah duihantoro di nomer 085298463149 singkat cerita alhamdulillah beliau sanggup membantu saya melalui pesugihan uang gaib sebesar 2 milyard dan pada saat itulah saya sangat pusing memikirkan bagaimana cara saya berusaha agar bisa memenuhi persyaratan yg abah sampaikan sedangkan saya tidak punya uang sama sekali. Akhirnya saya keliling mencari pinjaman alhamdulillah ada salah satu teman saya yg mau meminjamkan uangnya akhirnya saya bisa memenuhi
    syarat yg abah duihantoro sampaikan.. singkat cerita selama 3 hari saya sudah memenuhi syaratnya saya dapat telpon dari abah untuk cek saldo rekening saya,, saya hampir pingsan melihat saldo rekening saya sebesar 2M 150 ribu rupiah. Singkat cerita bagi saudara(i) dimanapun anda berada jika anda menemukan pesan saya ini dan anda sudah berhasil mohon untuk di sebarkan agar saudara(i) kita yg diluar sana yg sedang dalam himpitan hutang atau ekonomi semua bisa bebas.. Jika saudara(i) ingin seperti saya silahkan konsultasi atau hubungi abah duihantoro di 085298463149 / whatsapp +6285298463149 sosok beliau sagat baik dan peramah dan sagat antusias membantu orang susah. Demi allah demi tuhan inilah kisah nyata saya abdul rochman junaidy semoga dengan adanya pesan singkat ini bisa bermanfaat sekian dan terima kasih...






    ReplyDelete
  6. Dalam permainan poker dan domino 99 online membutuhkan banyak strategi untuk menang,
    memanfaatkan kartu bagus, ronde, waktu, taktik mengertak dan menipu lawan anda.
    seperti dalam semua varian poker, setiap individu bersaing untuk sejumlah uang atau chip yang diberikan oleh para pemain,
    dengan proses pembagian kartu secara acak. (PIN BBM: 7AC8D76B)

    ReplyDelete
  7. Main Games sambil cari Rupiah ?? Caranya gampang kok..

    Gabung aja bersama Agen Poker S1288POKER !!

    Segera jadikan S1288POKER sebagai Agen Poker Pilihan Anda.

    Minimal Deposit SUPER MURAH Rp.10.000,-

    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    BBM : 7AC8D76B
    WA : 08122221680

    ReplyDelete

  8. Anda Bingung Ingin Mencari Bandar Terpercaya & Proses Dana Serba Cepat Dengan Nominal Berapa Pun Pasti Di Bayar, Nih, Kami Referensikan Agen BOLAVITA Serba Cepat & Melayani Dengan Sopan Santun Dan Baik, Agen BOLAVITA Juga Menyediakan Banyak Game Online Yang Dapat Menghibur Anda Dengan Nominal deposit hanya 50ribu Dapat Bermain Semua Game'a, Adalagi Nih gan, bolavita Memberikan Bonus New Member 10%, Bonus Setiap Deposit 5%, Cashback 10% Dan Berbagai Bonus Lain'a lho gan. Bolavita Juga Menyediakan Game SABUNG AYAM Online Bertaji Dengan Pertandingan LIVE lho gan Di tarung jago | BBM: BOLAVITA | WA: +628122222995 | Line: cs_bolavita | Pendaftaran GRATIS gan

    ReplyDelete
  9. ayo bergabung dengan kami agen terpercaya
    proses depo wd secepat kilat
    byk promo2 menarik tanpa ribet

    BBM: BOLAVITA ^^
    line : cs_bolavita
    whatup : +62812-2222-995

    ReplyDelete
  10. Ayo yg belum bergabung maupun yg sudah bergabung siap2 untk
    mendapatkan angpau dari bolavita secara cuma2 sebesar 1.5 juta
    dengan syrat yg sangat muda hanya mendaftarkan diri anda dan bermain
    maka sudah bisa mendptkn angapu tersebut , Ayo tunggu apa lagi ^^

    info lbh lanjut :
    whatup : +628122222995
    BBM: BOLAVITA

    ReplyDelete
  11. Main Games sambil cari Rupiah ?? Caranya gampang kok..

    Gabung aja bersama Agen Poker S1288POKER !!

    Segera jadikan S1288POKER sebagai Agen Poker Pilihan Anda.

    Minimal Deposit SUPER MURAH Rp.10.000,-

    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    BBM : 7AC8D76B
    WA : 08122221680

    ReplyDelete
  12. Main Games sambil cari Rupiah ?? Caranya gampang kok..

    Gabung aja bersama Agen Poker S1288POKER !!

    Segera jadikan S1288POKER sebagai Agen Poker Pilihan Anda.

    Minimal Deposit SUPER MURAH Rp.10.000,-

    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    BBM : 7AC8D76B
    WA : 081910053031

    ReplyDelete
  13. Main Games sambil cari Rupiah ?? Caranya gampang kok..

    Gabung aja bersama Agen Poker S1288POKER !!

    Segera jadikan S1288POKER sebagai Agen Poker Pilihan Anda.

    Minimal Deposit SUPER MURAH Rp.10.000,-

    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    BBM : 7AC8D76B
    WA : 081910053031

    ReplyDelete
  14. PROMO DOMINO QQ (DILAN 1991)
    Memperingati Hari Film Nasional 30 Maret 2019, Indokartu sebagai AGEN POKER berjiwa nasional akan mempersembahkan Promo Terbaru Khusus game DOMINO QQ. Bertepatan release FILM INDONESIA yaitu DILAN 1991 pada 28 Febuari 2019 maka indokartu akan berikan chip tambahan, berikut syarat dan ketentuan nya :

    • Khusus Game Domino QQ IDNPLAY (INDOKARTU)
    • Screen Shot kartu domino anda, dengan format 1-9-9-1 (Wajib miliki 2 kartu angka 1 dan 2 kartu angka 9)
    • Hadiah berupa Freechip Tambahan Rp 300.319
    • Sehari hanya dapat 1x saja
    • Berlaku dari tanggal 01-03-2019 s/d 30-03-2019
    • Tidak Berlaku Berbeda Tanggal
    • Cara Claim via LiveChat/BBM/WhatsApp

    agen poker online



    Untuk Info Selanjutnya :

    WA : 081333366766
    BBM : indkartu
    LINE : indokartu

    ReplyDelete

SOBAT PEMBACA, apa yang sobat pikirkan setelah membaca artikel di atas?
Tuliskan di bawah ini, asalkan tidak mengandung unsur SARA, kata-kata yang tidak pantas, dan/atau unsur promosi. Komentar dapat dihapus sewaktu-waktu bila dilihat melanggar. Terima kasih :)